In ruang tenang

Bicara Pintu

Pintu itu terketuk kembali
Entah ini kali ke-berapa
Kali ini ketukannya pelan
Hampir tidak terdengar

Pintu itu terketuk kembali
Biasanya tak kuhiraukan
Entah, kali ini ngiangnya melekat
Ketukannya sopan

Pintu itu terketuk kembali
Kali ini jamuanku sudah di meja
Pengetuknya tak bersuara
Haruskah aku buka?

Pintu itu terketuk kembali
Entah kali ini ingin kubuka
Hanya perkara intuisi saja
Ketukannya tidak terdengar memaksa

Pintu itu perlahan aku buka
Tak disangka tamunya berbeda
Namun pembawaannya ramah
Tidak tergesa-gesa


-a.n
16-05-2020

Related Articles

5 komentar:

  1. Halo, Kak! Aku suka baca blog Kakak! Gara2 gap year dulu hehe. Salam kenal ya Kak!๐Ÿ˜„Semangat koasnya!๐Ÿ˜Š

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haloo kamu! Salam kenal jugaa. Waduu terima kasih banyak yaa. Semangatt juga untuk kamuu

      Delete
  2. Btw tulisannya bermanfaat Kak buat aku pribadi. -Dhea

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Dheaa, alhamdulillah, terima kasih banyakk yaa

      Delete
    2. Hihi senangnyaa, alhamdulillah. Dua komen itu aku semua, Kak! ๐Ÿ˜„ Lupa cantumin nama di komen yg pertama. ๐Ÿ˜„

      Delete